Tampilkan postingan dengan label Pengantar Web Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengantar Web Science. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Maret 2011

Jenis-Jenis Kejahatan Web dan Tekniknya

Cybercrime adalah tindak criminal yang dilakukan dengan menggunakan teknologi computer sebagai alat kejahatan utama. Cybercrime merupakan kejahatan yang memanfaatkan perkembangan teknologi computer khususnya internet. Cybercrime didefenisikan sebagai perbuatan yang melanggar hukum dan tindakan yang dilakukan depat mengancam dan merusak infrastruktur teknologi informasi, seperti: akses iligal, percobaan atau tindakan mengakses debagian maupun seluruh bagian system computer tanpa izin dan pelaku tidak memilki hak untuk melakukan pengaksesan.
Tipe Cybercrime
Beberapa tipe cybercrime menurut Philip Renata dalam suplemen bisnis informasi untuk tujuan kejahatan adalah
  • Joy computing, yaitu pemakaian komputer orang lain tanpa izin. Hal ini termasuk pencurian waktu operasi komputer.
  • Hacking, yaitu mengakses secara tidak sah atau tanpa izin dengan alat suatu terminal.
  • The Trojan Horse, yaitu manipulasi data atau program dengan jalan mengubah data atau instruksi pada sebuah program, menghapus , menambah, menjadikan tidak terjangkau dengan tujuan untuk kepentingan pribadi pribadi atau orang lain.
  • Data Leakage , yaitu menyangkut bocornya data ke luar terutama mengenai data yang harus dirahasiakan. Pembocoran data komputer itu bisa berupa berupa rahasia negara, perusahaan, data yang dipercayakan kepada seseorang dan data dalam situasi tertentu.
  • Data Diddling, yaitu suatu perbuatan yang mengubah data valid atau sah dengan cara tidak sah, mengubah input data, atau output data.
  • To Frustate Data Communication atau penyia-nyiaan data komputer.
  • Software Privacy yaitu pembajakan perangkat lunak terhadap hak cipta yang dilindungi HAKI.
Jenis Cybercrime
Jenis-jenis cybercrime adalah:
1. Unauthorized Acces : merupakan kejahatan yang terjadi ketika seserang memasuki atau menyusup ke dalam suatu system jaringan computer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengatahuan dari pemilik system jaringan computer yang dimasukinya. Contoh: probing dan port.
2. Illegal Contents : merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke intenet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggao melanggar hokum atau mengganggu ketertiban umum, Contoh: penyebaran pornografi.
3. Penyebaran Virus Secara  Sengaja:  penyebaran vurus biasanya dilakukan dengan menggunakan email. Seringkali orang yang system emailnya terkena virus tidak menyadari hal tersebut.
4. Data Forgery : kejahatan ini dilakukan dengan tujuan memasulkan data pda dokumen-dokumen penting yang terdapat internet. Hal ini biasanya dilakukan terhadap dokumen yang merupakan milik institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web dataset.
5. Cyber Espionage, Sabitase dan Exortion:  Cyber espionage merupakan kejahatan yang memanfaatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dengan memasuki system jaringan computer pihak sasaran. Sabotase dan Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap data, program computer atau system jaringan computer yang terhubung ke internet.
6. Cyberstalking : kejahtan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan computer, misalnya: menggunakan e-mail dan dilakukan berulang-ulang. Kejahatan ini menyerupai terror yang dilakukan kepada seseorang dengan memanfaatkanmedia internet.
7. Carding : merupakan kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit miik orang lain digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.
8. Hacking dan Cracker: Hacker mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari system computer secara detail dan cara meningkatkan kapabilitasnya. Cracker merupakan orang yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet.
9. Cybersquatting dan Typosquatting: Cybersquatting merupakan kejahatan yang dilakukan dengan mendaftarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Typosquatting adalh kejahatan dengan membuat domain plesetan (domain yang mirip dengan nama domain orang lain).
10. Hijacking: merupakan kejahatan yang melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Hal yang sering terjadi adalah pembajakan perangkat lunak (software provacy).
11. Cyber Terorism : merupakan tindakan yang mengancam pemerintah atau warganegara ke situs pemerintah atau militer.
Motif Cybercrime:
Motif dari cybercrime ada 2 jenis berdasarkan motif kegiatannya, yaitu:
a. Cybercrime sebagai tindakan murni kriminal
Kejahatan yang murni merupakan tindak kriminal merupakan kejahatan yang dilakukan karena motif kriminalitas. Kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan. Contoh kejahatan semacam ini adalah Carding, yaitu pencurian nomor kartu kredit milik orang lain untuk digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. Juga pemanfaatan media internet (webserver, mailing list) untuk menyebarkan material bajakan. Pengirim e-mail anonim yang berisi promosi (spamming) juga dapat dimasukkan dalam contoh kejahatan yang menggunakan internet sebagai sarana.
b. Cybercrime sebagai kejahatan ”abu-abu”
Pada jenis kejahatan internet yang termasuk dalam wilayah ”abu-abu”, penentuan apakah itu merupakan tindak kriminal atau bukan cukuo sulit dilakukan. Hal ini mengingat motif kegiatannya terkadang bukan untuk kejahatan. Contohnya adalah probing atau portscanning. Ini adalah sebutan untuk semacam tindakan pengintaian terhadap sistem milik orang lain dengan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari sistem yang diintai, termasuk sistem operasi yang digunakan, port-port yang ada, baik yang terbuka maupun tertutup, dan sebagainya.
Berdasarkan sasaran kejahatan, motif cybercrime ada 3 jenis, yaitu:
a. Cybercrime yang menyerang individu (Against Person)
Sasaran serangan dari kejahatan ini ditujukan kepada perorangan atau individu yang memiliki sifat atau kriteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Contoh kejahatan ini antara lain :
  • Pornografi: kegiatan yang dilakukan dengan membuat, memasang, mendistribusikan, dan menyebarkan material yang berbau pornografi, cabul, serta mengekspos hal-hal yang tidak pantas.
  • Cyberstalking: kegiatan yang dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya dengan menggunakan e-mail yang dilakukan secara berulang-ulang seperti halnya teror di dunia cyber. Gangguan tersebut bisa saja berbau seksual, religius, dan lain sebagainya.
  • Cyber-Tresspass: kegiatan yang dilakukan melanggar area privasi orang lain seperti misalnya Web Hacking. Breaking ke PC, Probing, Port Scanning dan lain sebagainya.
b. Cybercrime menyerang hak milik (Againts Property)
Cybercrime yang dilakukan untuk menggangu atau menyerang hak milik orang lain. Contoh kejahatan jebis ini adalah pengaksesan komputer secara tidak sah melalui dunia cyber, pemilikan informasi elektronik secara tidak sah/pencurian informasi, carding, cybersquating, hijacking, data forgery dan segala kegiatan yang bersifat merugikan hak milik orang lain.
c. Cybercrime menyerang pemerintah (Againts Government)
Cybercrime Againts Government dilakukan dengan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah, misalnya cyber terorism (tindakan yang mengancam pemerintah termasuk juga cracking ke situs resmi pemerintah atau situs militer).

 Teknik-teknik Cybercrime ??
1. Typo site: Pelaku membuat nama situs palsu yang sama persis dengan situs asli dan membuat alamat yang mirip dengan situs asli. Pelaku menunggu kesempatan jika ada seorang korban salah mengetikkan alamat dan masuk ke situs palsu buatannya. Jika hal ini terjadi maka pelaku akan memperoleh informasi user dan password korbannya, dan dapat dimanfaatkan untuk merugikan korban. (contoh nyata adalah kasus typo site : www.klikbca).
2. Keylogger/keystroke logger: Modus lainnya adalah keylogger. Hal ini sering terjadi pada tempat mengakses Internet umum seperti di warnet. Program ini akan merekam karakter-karakter yang diketikkan oleh user dan berharap akan mendapatkan data penting seperti user ID maupun password.
3. Sniffing: Usaha untuk mendapatkan user ID dan password dengan jalan mengamati paket data yang lewat pada jaringan komputer
4. Brute Force Attacking: Usaha untuk mendapatkan password atau key dengan mencoba semua kombinasi yang mungkin.
5. Web Deface: System Exploitation dengan tujuan mengganti tampilan halaman muka suatu situs.
6. Email Spamming: Mengirimkan junk email berupa iklan produk dan sejenisnya pada alamat email seseorang.
7. Denial of Service: Membanjiri data dalam jumlah sangat besar dengan maksud untuk melumpuhkan sistem sasaran.
8. Virus, worm, trojan: Menyebarkan virus, worm maupun trojan dengan tujuan untuk melumpuhkan sistem komputer, memperoleh datadata dari sistem korban dan untuk mencemarkan nama baik pembuat perangkat lunak tertentu.

READ MORE - Jenis-Jenis Kejahatan Web dan Tekniknya

Ilmu Web


Kebutuhan untuk Web Sains
World Wide Web telah berubah secara radikal,komunikasi, kolaborasi dan pembelajaran. Namun, pemahaman kita tentang Web, berhubung cara beroperasi yang sesuai dengan konteksnya banyak diketahui,hal tersebut tidak sebanding. Ini adalah bagian dari teknologi, rekayasa menggunakan bahasa formal tertentu dan protokol, namun dilihat makroskopik, pola muncul di Web sebagai akibat dari interaksi manusia, yang pada gilirannya dipengaruhi oleh konvensi sosial dan hukum. Selain itu, keberadaan Web sebagai ruang memiliki efek sendiri pada konvensi, sedangkan perilaku yang muncul sering meminta perubahan atau penambahan pada protokol yang mendasari.

Singkatnya, Web sangat pengaruh bagi dunia, dan dunia mempengaruhi Web. Jadi semua yang berhubungan dengan Web, dengan puluhan miliar halaman pada 'Dasar Web' dan ratusan miliar dokumen di 'Isi Web', dan sebagainya terkait dengan masyarakat (terutama di negara demokrasi yan maju dan berkembang). Memahami Web dalam konteks - dari tingkat-mikro dari protokol individu seperti HTTP atau HTML, ke tingkat makro perilaku muncul seperti blogging, spam atau e-commerce - sangat penting untuk dua alasan terkait. Pertama, pertumbuhan dan perkembangan Web bergantung pada suatu kepastian bahwa Web adalah teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kedua, memahami potensi dampak sosial untuk mengikuti dari perubahan teknologi akan membantu, mendukung nilai-nilai sosial dasar kepercayaan, privasi, dan menghormati batas-batas sosial. Hal terpenting yang harus diingat yakni bahwa Web harus tumbuh, dan itu akan menguntungkan masyarakat. Perbedaan dalam skala luas dan intelektual, termasuk kebutuhan baik untuk analisis (studi) dan sintesis (engineering), menuntut pendekatan inheren interdisipliner.

Sayangnya, seperti daerah penelitian belum ada pengembangan secara formal. Dalam Ilmu Komputer, penelitian web yang berhubungan dengan sebagian besar berfokus pada algoritma pencarian informasi dan algoritma untuk routing informasi melalui Internet yang mendasarinya. Contohnya seperti Google PageRank link algoritma analisis adalah bagian dari suatu aktivitas atau jobs, namun maknanya ke Web tidak hanya tergantung pada sifat komputasi, tetapi juga pada konteks penggunaannya. Di luar komputasi, penelitian tumbuh semakin tergantung di Web, namun belum ada agenda penanganan lebih lanjut untuk menjelajahi tren yang muncul,peneliti benar-benar terlibat dengan komunitas riset Web untuk berfokus lebih spesifik pada penyediaan untuk kebutuhan para ilmuwan dan pendidik (Berners- Lee et al 2006b)..

Apa itu Ilmu Web?
Jadi, apa yang disiplin akan diperlukan, mengingat tren di Web sebagai jenis media baru, sumber data dan basis pengetahuan secara online, akses melalu mobile menjadi meningkat dan di mana-mana, dan jaminan privasi dan kontrol yang lebih penting. Kebutuhan untuk pemodelan matematika yang lebih baik dari Web jelas. Kita perlu memahami struktur dan topologi dari web dan hukum konektivitas dan scaling untuk menyesuaikan diri. analisis tersebut juga menunjukkan Web untuk memiliki skala bebas dan struktur kecil dunia jaringan, daerah yang sebagian besar telah dipelajari oleh fisikawan dan matematikawan menggunakan alat-alat analisis sistem dinamik kompleks (Berners-Lee et al 2006a.).

Ilmu web
Bidang teknologi pembelajaran adalah salah satu contoh wilayah yang dapat meningkatkan, dan ditingkatkan melalui Ilmu Web. Memahami proses belajar dan pembelajaran, dengan mata untuk penciptaan dan dukungan untuk memfasilitasi teknologi adalah contoh dari kombinasi model-teknik yang mendukung Ilmu Web (lih. misalnya O'Neil & Perez 2006). Belajar teknologi mencakup berbagai artefak, dari perangkat keras ke metode pengorganisasian informasi. Tujuan utama untuk Web untuk masa yang akan datang adalah untuk tetap menyimpan informasi unggulan di dunia, dan pengambilan tepat waktu dan penggunaan kembali informasi yang disimpan didalamnya jelas merupakan tujuan sentral untuk pengembangan Web. Koherensi antara misi dari Asosiasi untuk Belajar Teknologi dan Web Ilmu adalah jelas. Keduanya ingin mempertahankan Web sebagai alat pendidikan yang berharga.

Ilmu Web Research Initiative (WSRI)
Untuk mempromosikan IlmuWeb dan mengeksplorasi agenda kegiatan yang muncul yang berhubungan dengan web yakni melalui suatu usaha bersama antara Ilmu Komputer dan Artificial Intelligence Laboratory di Massachusetts Institute of Technology, dan Sekolah Elektronik dan Ilmu Komputer di University of Southampton, didirikan pada tahun 2006, yang disebut Web Science Research Initiative (webscience.org). Misi WSRI adalah untuk mendorong kemajuan mendasar yang diperlukan untuk pertumbuhan Web mendatang . Secara khusus, WSRI berfokus pada pengembangan disiplin Ilmu web, menjalankan serangkaian lokakarya dan melihat baris kurikulum akademik untuk mengajar Web Science. Sehingga muncul Web Sains Internasional Konferensi di Athena, Yunani, pada tahun 2009 ,sehingga memunculkan Yayasan jurnal baru dan Tren dalam Web Science.
direktur pendiri WSRI adalah Tim Berners-Lee, Wendy Hall, Nigel Shadbolt dan Daniel Weitzner, dan James Hendler dari Rensselaer Polytechnic Institute adalah Associate Director. Direksi didukung oleh Dewan Penasehat internasional, dan sebuah Dewan Ilmiah yang anggotanya telah meneliti dan rekayasa Web dengan perbedaan besar.

Kesimpulan
Ilmu web tidak hanya pemodelan Web saat ini. Ini adalah tentang rekayasa protokol infrastruktur baru dengan menggunakan alat ilmiah dan teknologi dari berbagai disiplin ilmu untuk memahami masyarakat manusia yang menggunakan mereka, untuk menciptakan sistem baru yang menguntungkan - yang mungkin melibatkan pola pikir radikal tentang kedua teknologi dan masyarakat (Shneiderman 2007). teknik baru semacam itu harus menghormati invariants dari pengalaman Web: desentralisasi untuk menghindari kemacetan dan memungkinkan meningkatkan skala; kembali kebetulan informasi; keadilan, keterbukaan dan kepercayaan. Dengan cara ini, Web akan tetap menjadi teknologi yang meningkatkan masyarakat manusia, dan mendukung aspirasi manusia.
READ MORE - Ilmu Web

Gambaran Tentang Web Pada Masa Yang Akan Datang

Web Science berkaitan dengan penggunaan dan teknologi dari World Wide Web. Para peneliti mempertimbangkan aspek teknis dari Web menjadi sistem informasi global jaringan dan layanan informasi serta aspek pribadi dan sosial dari penggunaan Web. Mereka bertujuan untuk memahami struktur dan evolusi dari Web, untuk membuat Web lebih bermanfaat dan untuk memastikan kemakmuran masa depan dan kegunaan. Erat dengan aspek-aspek ini adalah teknologi novel ini dari Web Semantic, Web pencarian informasi, Multimedia Web, Web Interaktif dan Web Perangkat Lunak.

Beberapa gambaran tentang Web pada masa yang akan datang :

* Realisasi Semantic Web
Semantic web cukup dipercaya sebagai wujud dari Web mendatang, dengan kecerdasan buatan, Web mendatang diharapkan akan merealisasikan konsep semantic web dan menjadi generasi selanjutnya dari WWW.
 

* Evolusi 3D
Tidak mengherankan bahwa kemampuan 3D selalu merupakan cerminan masa depan, evolusi 3D telah terjadi pada game animasi, dan lain-lain, walaupun saat ini masih belum mengubah mayoritas wajah web. Tampilan 3D bisa jadi memang dihindari oleh sebagian pengakses Internet karena tampilan dan proses 3D berarti pula pertukaran data yang lebih besar dan tentu berpengaruh pada kecepatan maupun biaya yang dikeluarkan. Tentunya, evolusi 3D ini hanya akan berhasil jika infrastruktur di masa mendatang telah mendukung pengguna Internet pada umumnya.

* Web sebagai Database
Masih sering kita dengar istilah web statik dan web dinamis, Skema OWL. web statik menunjukkan bahwa website tersebut selalu memberikan informasi yang sama sebagai respon pada setiap pengunjung yang mengaksesnya. Sementara web dinamis merupakan kebalikannya, di mana informasi yang diberikan website tersebut dapat berubah secara interaktif tergantung pada kondisi dan konteks yang distimulasikan oleh pengguna. Pada Web mendatang, diharapkan website merupakan database dan tentunya semakin interaktif dan dinamis kepada pengunjung, atau dinamakan dengan Data Web. Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah SPARQL yang menyediakan bahasa query standard dan Application Programming Interface (API) untuk menelusuri database RDF yang terdistribusi pada website.

* Executable
Pengunjung akan ditambah lagi hak menjadi executable, mengizinkan Anda memodifikasi website itu sendiri. Dapat disimpulkan untuk mewujudkan Web mendatang, maka harus didukung oleh kemampuan dan teknologi yang merealisasikan transformasi dari web yang terpisah secara aplikasi dan penyimpanan data, menjadi saling berinteraksi sesama mesin. Interaksi tidak hanya terjadi antara pengunjung dan website, tetapi juga di antara website itu sendiri dalam formatnya sendiri. Istilah World Wide Web bisa jadi berubah menjadi World Wide Database untuk menunjukkan database yang terdistribusi dan dimungkinkan dengan adanya teknologi yang mendukung semantic web.
READ MORE - Gambaran Tentang Web Pada Masa Yang Akan Datang

Penjelasan webscience.ecs.soton.ac.uk

Media internet saat ini merupakan hal yang penting dalam menunjang berbagai aktivitas komunikasi  dan informasi oleh karena itu saya akan mencoba menganalisis tentang web science !! oke!! pertama-tama penjelasan tentang pengertiannya terlebih dahulu Apa itu Web science??!!

Web Science berasal dari dua suku kata, yaitu Web dan Science. Kata Web memiliki arti kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi, gambar, gambar gerak, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan link-link, sedangkan kata Science berarti ilmu. Jadi Web Science mempunyai arti sebagai suatu disiplin ilmu yang mempelajari hal – hal yang berkaitan dengan Web. setelah saya berkunjung dari kutipan judul postingan saya ini di webscience.ecs.soton.ac.uk di sana saya menemukan beberapa kalimat tentang webscience yang isinya sebagai berikut ;

Web Science is the study of the largest information construct on the planet (the Web), the engineering principles of the protocols and software that form it and the impact of universal information provision on society. It is a multi-disciplinary approach to a technical understanding of the construction and analysis of the Web as a distributed global information system and a qualitative examination of the social impact of the Web on human society. Web Scientists will develop an understanding of the Web’s development and growth, its capacity for furthering global knowledge and communication, and its inherent values of trustworthiness, privacy and respect for social boundaries.

Dari text yang membinggungkan tersebut dapat di artikan sebagai Web science ialah:
studi tentang informasi terbesar dalam membangun Web, prinsip-prinsip rekayasa dari protokol dan perangkat lunak yang membentuk dan dampak dari penyediaan informasi universal pada masyarakat. Ini merupakan pendekatan multi-disiplin untuk pemahaman teknis dari konstruksi dan analisis Web sebagai sistem informasi terdistribusi global dan pemeriksaan kualitatif dari dampak sosial dari Web pada masyarakat manusia. Para ilmuwan Web akan mengembangkan pemahaman tentang pengembangan Web dan pertumbuhan, kapasitas untuk memajukan pengetahuan global dan komunikasi, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dari kepercayaan, privasi dan menghormati batas-batas sosial.


READ MORE - Penjelasan webscience.ecs.soton.ac.uk

Apa itu WEB SCIENCE ?

Pengertian

Web merupakan salah satu aplikasi yang menjadi kebutuhan penting dalam masa sekarang ini. Web membantu user untuk mengkespresikan diri, sebagai alat komunikasi, dan juga bisa sebagai alat untuk menuliskan seni karya tulis dari user. Web digunakan sebagai tempat menuliskan atau memberikan informasi kepada pembaca (khalayak umum) tentang segala bentuk perkembangan yang terjadi di di seluruh belahan dunia.
            Definisi web sendiri adalah sebuah sistem hypertext dokumen yang saling terkait yang diakses dengan menggunakan internet untuk memberikan informasi berbasiskan elektronik berupa: multimedia, teks, grafis serta segala data dan informasi yang dapat dimasukkan dalam format-format tersebut, umumnya berbasiskan HTML. Sedangkan, science adalah Ilmu pengetahuan tentang sesuatu hal yang dapat diinformasikan asal-usulnya untuk informasi khalayak umum. Jadi, define web science merupakan ilmu pengetahuan yang dapat dipakai dalam web yang dapat dijadikan tempat untuk mencari atau memberikan informasi tentang semua ilmu pengetahuan untuk kita dapat mempelajarinya lebih dalam lagi.
            Web science didirikan pada tahun 2006 dengan nama Web Science Research Initiative (WSRI). Web science ini awalnya adalah hasil dari nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara MIT CSAIL dan University of Southampton, ECS. Yang memiliki tujuan mengkoordinasi dan mendukung sentralisasi pembelajaran World Wide Web. Sejak peluncuran inisiatif ini, konsep Web Science telah banyak disebarluaskan dan menetapkan diri sebagai kawasan penting dari kegiatan.
Beberapa aktifitas Web Science Research Initiative (WSRI) focus pada:
1.      Mengartikulasikan sebuah agenda penelitian bagi komunitas ilmiah yang lebih luas.
2.      Mengoordinasi pengembangan materi pendidikan dan kurikulum Ilmu Web.
3.      Mengikat pemikiran tentang kepemimpinan pada sektor yang  berkembang dibidang ini.
Web Science Trust merupakan usaha bersama yang awalnya dimulai antara MIT dan University of Southampton untuk menjembatani dan merumuskan dan teknis aspek-aspek sosial dari World Wide Web. Hal ini pertama kali diumumkan di MIT pada tanggal 2 Novenber 2006 sebagai Web Science Research Initiative (WSRI), yang kemudian mengubah namanya pada tahun 2009 menjadi Web Science Trust. Tim Berners-Lee yang memimpin program ini yang bertujuan untuk menarik pemerintah dan dana swasta, dan sekarang terlibat dalam menciptakan sarjana yang baru lulus dan kurikulum. Ilmu web mirip dengan gerakan ISchool, tetapi lebih berfokus di web itu sendiri.

Bidang ini meliputi :
  1. Kepercayaan dan privasi
  2. Jaringan sosial
  3. Kolaborasi
The Trust dan The Foundation mempunyai kesamaan komitmen untuk melanjutkan disiplin dari Web Science dan akan bekerjasama pada beberapa proyek yang memperbaiki pengertian tentang Web Science dan mempromosikan dampak positif Web Science pada masyarakat.

READ MORE - Apa itu WEB SCIENCE ?
Powered By Blogger

OKe

no hal

Search